Ulasan Shadows of the Tomb Raider: Penutupan Cukup

0
10

Square Enix, Crystal Dynamics, dan Eidos Montreal sangat serius mendesain Shadows of the Tomb Raider dan membutuhkan biaya yang jika dikonversikan ke Rupiah bisa mencapai triliunan Rupiah. Shadows of the Tomb Raider merupakan angsuran ketiga dari seri Tomb Raider terbaru yang prekuelnya dirilis pada tahun 2013. Di seri ini kita melihat penampilan Lara Croft yang jauh lebih realistis dari seri sebelumnya yang terlihat sangat banyak. kartun. Gameplay yang diusung kini juga sedang dikembangkan dengan mekanisme baru yang tentunya memberikan kesan lebih realistis dan menegangkan.

Shadow of the Tomb Raider

Rangkaian terakhir trilogi ini awalnya mendapat kritikan banyak pihak. Pasalnya, trilogi terbaru Tomb Raider dinilai memiliki kemiripan dengan game besutan Naughty Dog, seri Uncharted. Namun hal tersebut dibantah karena sedari awal serial Tomb Raider sendiri mengusung kisah seorang wanita yang berkelana ke situs kuno dan menghadapi sindikat jahat. Game penutup dari seri Tomb Raider terbaru dirilis pada tahun 2018 ini dan mendapat respon yang cukup baik dikalangan para gamer. Kali ini kita akan membahas game yang satu ini. Ikuti sampai akhir ya.

Plot of Shadows of the Tomb Raider Story

Di game terakhir trilogi ini, Lara akan menghadapi sesuatu yang lebih besar, yaitu menghentikan sebuah organisasi rahasia bernama Trinity yang berhubungan dengan ayahnya yang menggunakan artefak masa lalu untuk mengatur ulang dunia. Dalam misinya untuk menghentikan Trinity, Lara mendarat di daratan Amerika Selatan. Namun dalam misi ini, Lara juga menyimpan dendam terhadap organisasi yang menyebabkan kematian ayahnya. Alih-alih berjalan mulus, masalah pribadi ini justru membawanya pada masalah baru. Karena masalah pribadinya ini, Lara menjadi gegabah dengan mencabut pisau suci milik peradaban Maya kuno yang merupakan artefak perburuan Trinity. Tidak hanya itu, pisau itu ternyata memiliki kekuatan besar yang berbahaya.

Shadow of the Tomb Raider

Gara-gara kelalaian Lara itulah ia memicu bencana alam besar mulai dari gempa bumi hingga tsunami. Untuk mengatasi masalah ini, Lara harus menemukan kotak pisau tersebut. Misi ini tidak hanya akan menyelamatkan nyawa banyak orang, tetapi juga dunia. Alur cerita yang dihadirkan oleh serial Tomb Raider ini meskipun menyenangkan untuk diikuti, memiliki beberapa kekurangan yang membuatnya tidak lengkap. Pendalaman karakter dalam game ini hanya bertumpu pada Lara dan antagonis utama (Dominguez dan Jonah). Sedangkan untuk karakter lainnya masih kurang terasa dalam. Hal inilah yang membuat jalan cerita dari game ini masih ada yang kurang lengkap.

Baca:  Miguel Free Fire (FF): Ulasan, Keterampilan, Tip & Combo Terbaik

Grafik Lebih Baik Dibandingkan dengan Seri Rise of the Tomb Raider

Grafik adalah aspek yang paling disorot dari game ini. Banyak overclocker atau reviewer menggunakan game ini untuk membuat benchmark produk yang mereka review. Anda akan menemukan detail wajah serta setiap bagian tubuh yang sangat realistis. Kemudian, lingkungan, tanaman, dan pantulan yang Anda lihat sepanjang perjalanan game ini sungguh menakjubkan. Meski sekilas terlihat hampir sama jika dibandingkan dengan Rise of the Tomb Raider, seri Shadow & # 39; grafis mengalami peningkatan. Tentunya sepanjang permainan, kamu akan dimanjakan dengan keindahan yang disuguhkan oleh Crystal Dynamics dan Eidos Montreal.

Shadow of the Tomb Raider

Shadows of the Tomb Raider – Gameplay Wide World Seperti Open-World

Tentunya selain dari aspek grafis, gameplaynya juga memiliki daya tarik tersendiri. Pergerakan Lara di game ini terasa jauh lebih mulus dibanding kedua prekuelnya. Selain itu terdapat fitur baru yang menarik pada game ini yaitu sistem hub yang membuat dunia di Shadow of the Tomb Raider menjadi lebih luas layaknya sebuah game open-world. Ditambah lagi, sistem ini membuat lingkungan dalam game ini terasa lebih hidup. Di dalam game ini juga terdapat NPS interaktif yang membuatnya lebih hidup.

Shadow of the Tomb Raider

Beberapa NPC juga berfungsi sebagai pedagang yang memungkinkan Anda membeli senjata dan peralatan. Tidak hanya membeli item, kamu juga bisa menjual beberapa resource yang kamu dapatkan saat bertualang. Sebagai developer, Eidos Montreal juga menghadirkan fitur menarik bernama "Voice-Over Immersion" yang membuat NPC berbicara dalam bahasa lokal yang membuat game ini terasa lebih mendalam.

Kesimpulan

Sebagai penutup dari seri Trilogi Tomb Raider terbaru, Shadow of the Tomb Raider cukup sukses dalam memberikan sajian yang menarik untuk para penggemarnya. Namun dibalik semua kemegahan grafis yang diberikan, seri Shadow ini masih terasa ada yang kurang, terutama dari segi action yang patut ditambahkan untuk menambah keseruan game ini. Meski begitu, bukan berarti game ini pantas untuk dilewatkan.

Postingan Review of Shadows of the Tomb Raider: Sufficient Closing muncul pertama kali di Friend Games.